Sekretaris Cabang Hipprada Purworejo Kompor Biji Jarak



Keterangan eBook
Producer GPL Ghostscript 8.15
CreationDate 2010-09-01T09:44:12-04:00
ModDate 2010-09-01T09:44:12-04:00
Title PDF Gemari 116.PDF
Creator PScript5.dll Version 5.2
Author GEMARI
Pages 3 Page
Ukuran File 367 KB
Dibuka 8 Kali
Topik Contoh Proposal
Tanggal Unggah Thursday, 17 Nov 2016 - 04:15 PM
Link Unduh
Baca Halaman Penuh BUKA
Rating eBook
Bagi ke Yang Lain

Kesimpulan

48Edisi 116/Tahun XI/September 2010GemariGemariGemariGemariERUNTUNG, di Kabupaten Purworejo, Jateng, nyaris tak pernah terdengaradanya kompor gas meledak. Namunbegitu, mahalnya harga BahanBakar Minyak (BBM), khususnya minyak tanahdengan adanya program konversi minyak tanahke gas LPG (Liquit Petroleum Gas) yang dica-nangkan pemerintah, belum optimal. Bahkan,dampaknya dirasa sangat memberatkan masya-rakat, terutama masyarakat kecil baik di perko-taan maupun pedesaan yang tidak memilikipenghasilan tetap. ”Untuk mengatasi hal tesebut, kami mempu-nyai solusi dengan mempergunakan bahan bakar alternatif berupa biji minyak jarak Jatropha Curcas,”kata Sekretaris Cabang Hipprada Kabupaten Purworejo Sarwoko Poerwokoesoemo, BSc. Sosok Pandu yang telah menjadi SekretarisHimpunan Pandu dan Pramuka Wredha (Hip- prada) sejak 1995 hingga sekarang ini bahkan mengungkapkan, Hipprada Cabang Purwo-rejo juga membangun jejaring dengan bermi- tra bersama PT Perusahaan Listrik Negara(PLN) Persero. Bantuan Bio Digester untukpembuatan bio gas dari Pengurus Pusat Hipprada atas dasar kerja sama denganperusahaan listrik negara tersebut yangselanjutnya ditempatkan di Desa Pamri- yan, Kecamatan Pituruh, Purworejo.Jumlahnya sebanyak 10 Bio Digester, y a n g d i l a k s a n a k a n p a d a 1 0Nopember 2009 lalu. ”Kami, tepatnya pada tanggal 22Maret 2010, juga sudah menghadapBapak Gubernur Jawa Tengah ber-sama-sama dengan Pengurus HippradaDaerah Jawa Tengah di dalam rangkasosialisasi menuju Desa Energi Mandiriyang akan ditempatkan di Desa Jatima-lang, Purwodadi, Purworejo,” ujar KakSarwoko, demikian akrab disapa, yang aktif kepanduan sejak 1948 lewat Pandu Rakyat.Setelah dilebur pada tahun 1961 menjadiPramuka, anak seorang pekerja BalaiWAWANCARABSekretaris Cabang Hipprada Purworejo Sarwoko Poerwokoesoemo, BScKompor Biji Jarak Solusi Hipprada PurworejoSiapa bilang berkiprah di dunia kepanduan tidak mendatangkan manfaat bagi kehidupan?Seorang pandu sejati akan selalu menciptakan inovasi. Seorang pandu pun tak akan kehilangan akal. Bahkan, anggota pandu juga bisa luwes membangun jejaring kemitraan dengan pihak lain,termasuk ketika masyarakat merasa kesulitan mendapatkan BBM karena diberlakukannyakonversi minyak tanah ke gas. Sayangnya, belakangan konversi ini banyak menimbulkanmasalah akibat banyaknya kompor gas meledak.Sarwoko Poerwokoesoemo, BSc [FOTO: DEDE H]

49Edisi 116/Tahun XI/September 2010 GemariGemariGemariKereta Api (PJKA) di Purworejo ini, ikut lagi. Bahkan, hingga saat ini masih terca-tat aktif sebagai Andalan di GerakanPramuka Cabang Purworejo.Menurut PNS yang pensiunan sejak1999, Hipprada Cabang Kabupaten Pur-worejo dibandingkan dengan HippradaCabang daerah lain memang cukup me-nonjol. Hipprada Purworejo bahkan meru-pakan satu-satunya Hipprada yang telahberhasil membentuk seluruh Ranting. Hip-prada Cabang Purworejo ini juga ditunjuk s e b a g a i k o o r w i l d i w i l a y a h e k sKaresidenan Kedu yang meliputi Ma- gelang, Purworejo, Kebumen, Temang-gung dan Wonosobo. Dengan ikut aktif di Pramuka maupunHipprada, lelaki kelahiran Bandung, Jawa Barat,13 Januari 1939 silam ini, mengungkapkan dirinyabisa menjalin dan mengembangkan persahabatanlebih luas, selain kekeluargaan. Dan ketika ditanyadukanya aktif di kepanduan, dengan jenaka iamenjawab ringan, ”Capek, tetapi nggak masalah.Sebab, manfaatnya sangat besar bagi kehidupanbermasyarakat. Dan dalam berkiprah sebagaimakhluk sosial memiliki tanggung jawab, baikkepada diri sendiri maupun orang lain sertalingkungan sekitar.” U n t u k m e n g e t a h u i l e b i h l a n j u t , D e d eHaeruddin dari Majalah Gemari mewawancaraiSekretaris Cabang Hipprada Kabupaten Purwo-rejo Sarwoko Poerwokoesoemo, BSc di sela kun-jungan kerja Ketua Umum Hipprada Prof DrHaryono Suyono pada 3 Agustus lalu. Saat itu,ia banyak menguak sisi luar biasa dengan ber-kiprah di kepanduan.Berikut petikannya. Kegiatan apa saja yang biasa dilakukanpada setiap Bulan Bakti Hipprada? Yang dilakukan tidak saja oleh PengurusHipprada Purworejo tetapi juga dilaksanakan 16 Pengurus Ranting Hippada se Purworejo, antaralain pertemuan sarasehan tentang kesehatan lansia,kunjungan kepada anggota Hipprada yang sakit,anjangsana ke panti jompo atau wreda. Kami jugamelakukan pengumpulan pakaian pantas pakaiuntuk dibagikan kepada masyarakat yang memer-lukan selain itu, kami juga menyelenggarakan ba-zar, pasar murah bagi masyarakat dan lingkungan.Kegiatan lainnya, mengadakan siaran, tulisan sertapenerangan tentang Hipprada kepada masyarakatsekitar. Juga melakukan kegiatan usaha pencariandana secara ikhlas dan tidak mengikat.Kalau boleh tahu, Apa upaya PengurusHipprada untuk meningkatkan kesejahteraananggota?S e b a g a i u p a y a d a n u s a h a p e n i n g k a t a nkesejahteraan anggota Hipprada kami menye- lenggarakan berbagai usaha oleh dan dari ang-gota, antara lain, pembibitan perikanan darat,pembibitan tanaman buah-buahan, pembibitanbunga anggrek, ketrampilan dan kerajinan kera-mik. Kegiatan lainnya, usaha rias pengantin, wa-rung serba ada, usaha fotografi. Selain itu kamijuga usaha produksi getuk Purworejo, dan usahakatering berikut penyewaan alat-alat pesta.Tepatnya, kapan Purworejo dicanangkansebagai Kabupaten Pramuka?Purworejo ditetapkan atau dicanangkan seba-gai Kabupaten Pramuka pada tanggal 5 Oktober2004, bertepatan dengan Hari Jadi KabupatenPurworejo. Hadir ketika itu Kwartir NasionalGerakan Pramuka dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah. Terkait dengan pencanangan tersebut, makaHipprada Purworejo berpartisipasi penuh dan mendukung program-program Kwartir CabangPurworejo dengan upaya menyukseskan ke-giatan kepramukaan.Bagaimana dengan Gerakan Sadar Mena-bung? Pada tahun 2003 – 2006 Hipprada Purworejolewat Tim Pelaksana Gerakan Sadar Menabug(GSM) Kabupaten Purworejo berhasil meraihPredikat Tergiat Pertama Tingkat Nasional Ge-rakan Sadar Menabung. Namun, mengingat pa-da akhir 2006 tidak tersedianya dana untuk pena-bung prasejahtera maka kegiatan GSM di Purwo-rejo terpaksa dihentikan pada akhir 2006 lalu.Lalu bagaimana dengan program kegiatanpertanian vertikultur? Atas keberhasilan Hipprada Purworejo didalam menyukseskan Program GSM selamatahun 2003-2005, maka oleh Pengurus Pusat Hip-prada, Tim Pelaksana GSM Kabupaten Purwo-rejo diberikan kepercayaan menyelenggarakan Sekretaris Cabang Hipprada Kabupaten Purworejo Sarwoko Poerwokoesoemo, BSc (kiri) bersama Wakil Ketua Hipprada ProvinsiJateng Drs H Wartedjo Tedjowibowo, MM dan Direktur Pelaksana Harian Yayasan Damandiri Drs Much.Soedarmadi saat acara sosialisasi Posdaya. [FOTO: SULAIMAN]

50Edisi 116/Tahun XI/September 2010GemariGemariGemariGemariprogram pertanian vertikultur.Pelaksanaan program pertanian vertikulturini diadakan atas dasar kerja sama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Purworejoyang mengikutsertakan pembina Pramuka,anggota Pramuka penggalang dan anggotapenegak selaku penabung GSM dari gugusdepan berpangkalan di SMP, MTs, SMA, SMK,MA, dan gugus depan teritorial.Pertanian vertikultur ini bisa dilakukandengan menanam tanaman usia jangka pendekdi pot-pot baik yang terbuat dari pipa-pipap a r a l o n m a u p u n p o t p o t b e r t i n g k a t d a nditempatkan di dekat-dekat kamar mandi, sumur, dan sebagainya. Seperti misalnya, cabe, bayam, tomat, dan sebagainya. Hasil pertanianini bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari. Untuk mengembangkan kegiatan ini kamimendapat bantuan dari Yayasan Damandiri danPengurus Pusat Hipprada. Kegiatan pertanianvertikultur tersebut dilaksanakan di 14 wilayahkecamatan meliputi 56 gugus depan. Lantas bagaimana upaya membangunjejaring dengan mitra lain untuk pembuatanbio gas?Kami membangun jejaring kemitraan denganPT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero.Bantuan Bio Digester untuk pembuatan bio gasdari Pengurus Pusat Hipprada atas dasar kerjasama dengan perusahaan listrik negara tersebutyang selanjutnya ditempatkan di Desa PamriyanKecamatan Pituruh, Purworejo. Jumlahnyasebanyak 10 Bio Digester, yang dilaksanakanpada 10 Nopember 2009 lalu. Kami, tepatnya pada tanggal 22 Maret 2010,juga sudah menghadap Bapak Gubernur JawaTengah bersama-sama dengan Pengurus Hip-prada Daerah Jawa Tengah di dalam rangka so-sialisasi menuju Desa Energi Mandiri yang akanditempatkan di Desa Jatimalang, Purwodadi, Purworejo.Sementara terkait denganmahalnya harga BBM (BahanB a k a r M i n y a k ) k h u s u s n y aminyak tanah dengan adanyaprogram konversi minyak ta-nah ke gas LPG (Liquit Petro-leum Gas) yang dicanangkanp e m e r i n t a h , k e g i a t a n i n ibelum optimal dan dampak-n y a d i r a s a s a n g a t m e m b e -ratkan masyarakat, terutamamasyarakat kecil baik di per-kotaaan maupun pedesaanyang tidak memiliki pengha- silan tetap. Untuk mengatasi hal tesebut, kami mempunyais o l u s i d e n g a n m e m p e rg u -nakan bahan bakar alternatif berupa biji minyakjarak Jatropha Curcas .Sebagai pengganti minyak tanah, yaitu bijijarak pagar yang sudah kering setelah dikupasdimasukkan ke kompor biji jarak, lalu disulutdengan api langsung dapat digunakan untukmemasak. Dengan catatan bahwa untuk setiap 1kilogram biji jarak pagar yang kering dapatdigunakan untuk memasak selama 5 jam.Agar masyarakat bisa menggunakan bijijarak ini, apa yang harus dilakukan? Kami sangat menganjurkan bila setiap ke-luarga bisa menanam atau memiliki antara 50-75 pohon jarak pagar. Sehingga, seumur hiduptidak perlu membeli bahan bakar untuk mema-sak. Untuk hal tersebut diharapkan kepedulianpemerintah daerah baik bupati, camat, lurahmaupun kepala desa untuk menganjurkan wargamasyarakat agar menanam pohon jarak pagarserta penanaman secara masal oleh pemerintahdi tanah-tanah milik negara di mana hasil buahjarak pagar. Melalui upaya ini dapat digunakanuntuk membantu masyarakat miskin, terutamayang tidak memiliki lahan serta tanah milik pribadi. Perlu kita ketahui, selama ini kita dinina-bobokan seolah-olah sumber minyak dan gas(migas) bumi tidak pernah habis. Ini adalah pandangan keliru. Padahal, cadangan migasbumi akan habis, karena sumber daya alam yangterbarukan.Lalu untuk bisa memperoleh kompor bijijarak ini pemesan bisa menghubungi ke mana?Jika ada yang berminat kompor biji jarak inibisa memesan ke kami, Kak Sarwoko, SekretarisHipprada Purworejo, dengan alamat Jl Surone-garan No 7 Puworejo, Kode Pos 54111, JawaTengah. Atau telepon ke nomor (0275) 322760,atau 081578966817. HAR/DHSebagai penggantiminyak tanah, yaitu biji jarak pagar yang sudahkering setelah dikupasdimasukkan ke kompor biji jarak, lalu disulutdengan api langsungdapat digunakan untuk memasak.[FOTO: DOK GEMARI]

Dokumen Terkait

Santo Budi Kusuma Lorena Karinacom

Santo Budi Kusuma Lorena Karinacom

Ketua markotan pramuka dephub 21 dirjen perhubungan darat de.

Contoh Proposal / 7 kali tayang / 92KB

Panduan Pramuka Penggalang Pdfsdocumentscom

Panduan Pramuka Penggalang Pdfsdocumentscom

Penggunaan tanda atau atribut pramuka penggalang free downlo.

Contoh Proposal / 17 kali tayang / 25KB

Riwayat Hidup Merupakan Anak Ke Empat Dari Enam Bersaudara

Riwayat Hidup Merupakan Anak Ke Empat Dari Enam Bersaudara

Latihan kepemimpinan dan manajemen islam tingkat dasar pelat.

Contoh Proposal / 14 kali tayang / 23KB

Indonesias Marvelous Cuisine Tourismus Indonesien

Indonesias Marvelous Cuisine Tourismus Indonesien

Mie goreng fried noodle and kwetiau goreng fried flat noodle.

Contoh Proposal / 12 kali tayang / 2,757KB

Peta Wilayah Provinsi Bengkulu Ujpucozcom

Peta Wilayah Provinsi Bengkulu Ujpucozcom

Lambang provinsi lima garis melambangkan tahun 1945 arti kes.

Contoh Proposal / 20 kali tayang / 1,556KB

Sistem Informasi Penjualan Pakaian Di Volltus Distro Bandung

Sistem Informasi Penjualan Pakaian Di Volltus Distro Bandung

Sistem informasi penjualan pakaian di volltus distro bandung.

Contoh Proposal / 5 kali tayang / 805KB