Bab I Pendahuluan 11 Latar Belakang Sintaukdwacid



Keterangan eBook
CreationDate 2009-07-08T21:11:18+07:00
Author CD-Rom2
Creator PScript5.dll Version 5.2
Producer Acrobat Distiller 7.0 (Windows)
ModDate 2009-07-08T21:11:23+07:00
Title Microsoft Word - 1.Cover skripsi
Pages 4 Page
Ukuran File 33 KB
Dibuka 12 Kali
Topik Contoh Proposal
Tanggal Unggah Thursday, 17 Nov 2016 - 01:45 AM
Link Unduh
Baca Halaman Penuh BUKA
Rating eBook
Bagi ke Yang Lain

Kesimpulan

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Billiard adalah salah satu jenis permainan bola sodok yang dapat membangun sebuah citra diri dan dapat mengangkat harkat martabat bangsa di manca negara. Pada dasarnya olahraga billiard ini merupakan sarana untuk mencapai kesehatan jasmani dan rohani dan dapat membangun sebuah karakter kepribadian yang baik1. Saat ini perkembangan olahraga billiard di tanah air mengalami perkembangan yang cukup pesat. Dengan banyaknya event-event pertandingan, olahraga billiard mempunyai peluang yang sama dengan cabang olahraga lainnya di mana billiard juga dipertandingkan di event SEA GAMES, ASIAN GAMES dan setingkat dunia, membuktikan banyaknya peminat olahraga ini. Tetapi pada kenyataannya Billiard pada saat ini dikategorikan sebagai sarana hiburan karena billiard merupakan salah satu olahraga yang sangat memberi peluang bisnis besar bagi pengusaha-pengusaha billiard saat ini. Padahal olahraga billiard adalah salah satu cabang olahraga yang sangat berprestasi dikalangan nasional sampai internasional2. Yogyakarta sebagai salah satu kota besar di Indonesia yang juga turut memberikan konstribusinya dalam memajukan olahraga billiard dengan banyaknya atlet-atlet yang mampu bersaing dengan atlet-atlet daerah lain dan bahkan atlet mancanegara. Seiring dengan perkembangan penduduk di Yogyakarta yang semakin pesat, olahraga billiard saat ini juga sudah kian menjamur, khususnya oleh masyarakat golongan pelajar ataupun mahasiswa akhir-akhir ini. Yogyakarta yang disebut sebagai kota pelajar dan kota budaya ini, sangat memungkinkan untuk dapat memunculkan pemain-pemain atau atlet-atlet billiard yang baik dan dapat membawa nama baik kota Yogyakarta di ajang internasional. Akan tetapi tetap saja sarana dan fasilitas olahraga yang ada di Yogyakarta saat ini tetap kurang berkualitas bila dibanding dengan sarana billiard yang ada di kota lain luar Yogyakarta. Dapat diketahui bahwa olahraga billiard di Yogyakarta hanya sebagai pusat hiburan dan rekreasi saja, dibanding sebagai olahraga yang dapat meningkatkan prestasi. Selain itu perkembangan olahraga billiard di Yogyakarta saat ini telah banyak dimanfaatkan oleh para pengusaha yang ternyata sangat menggiurkan hasil yang diperoleh, dapat kita lihat 1 KONI 2005-2008, perihal: Pembinaan olahraga prestasi. 2 PB.POBSI-VIII/2001, perihal: Kejurnas dan kejurda POBSI th 2001.

2 dimana Yogyakarta memiliki dari 10 gedung billiard3, bahkan hotel-hotel, café, villa, kampus juga menyediakan sarana olahraga billiard, hal ini dikarenakan tidak lepasnya dari banyaknya peminat yang ada di Yogyakarta. Dilihat dari perwujudan gedung olahraga billiard ini yang tidak memperhatikan pada kondisi kenyamanan pengguna dalam melakukan fungsi olahraga billiard, padahal Yogyakarta merupakan kota yang berpotensi dan berbobot untuk melahirkan pemain/atlet bagus yang mayoritas pemainnya golongan usia muda baik dari asli Yogyakarta maupun dari kota lainnya. Yogyakarta perlu adanya suatu wadah olahraga billiard dengan fasilitas yang layak untuk upaya peningkatan prestasi dengan berbagai kegiatan-kegiatan yang mendukung yaitu kegiatan pelatihan, pertandingan, dan bermain. Dari masalah yang ada, perlu diadakannya perancangan yang mengacu pada kenyamanan pengguna olahraga billiard pada umumnya yang mampu mewadahi kegiatan pelatihan, kegiatan pertandingan, dan kegiatan bermain. 1.2. Perumusan Masalah Bagaimana merancang Gedung Olahraga Billiard di Yogyakarta yang mampu mewadahi kegiatan pelatihan, kegiatan pertandingan, dan kegiatan bermain? 1.3. Tujuan Merancang Gedung Olahraga Billiard di Yogyakarta yang mampu mewadahi kegiatan pelatihan, kegiatan pertandingan, dan kegiatan bermain. 1.4. Sasaran • Melakukan studi tentang olahraga billiard • Melakukan studi tentang jenis permainan dan perlengkapan olahraga billiard. • Melakukan studi tentang tempat olahraga billiard. • Melakukan studi tentang Yogyakarta. 3 RKN.POBSI, 2000, perihal: Perijinan usaha arena Billiard, 2000.

3 1.5. Lingkup Pembahasan 1. Olahraga billiard meliputi jenis permainan, perlengkapan. 2. Gedung olahraga billiard dibatasi pada ruang bermain billiard. 3. Jenis permainan olahraga billiard memakai standar event internasional. 4.Yogyakarta dibatasi pada hal yang berhubungan dengan pemilihan site untuk bangunan tersebut. 1.6. Metoda Pembahasan 1. Wawancara • Ditujukan pada pemilik gedung olahraga billiard dan atlet/pemain di Yogyakarta dan luar Yogyakarta. 2. Observasi • Pengamatan langsung pada gedung olahraga billiard. 3. Studi pustaka/literatur • Mempelajari buku-buku, internet tentang olahraga billiard dan gedung olahraga billiard. 4. Studi banding • Melihat langsung bangunan sejenis yang ada di Bandung, Jakarta serta dari pustaka.

4 1.7. Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN Mengungkapkan latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, sasaran, lingkup pembahasan, metoda, dan sistematika penulisan. BAB II TINJAUAN OLAHRAGA BILLIARD Mengungkapkan tentang tinjauan perkembangan olahraga billiard di Yogyakarta, yang dilanjutkan dengan tinjauan potensi dan minat masyarakat Yogyakarta, tentang pengertian, standar perlengkapan, jenis permainan. Kemudian mengungkapkan tentang berbagai kegiatan yang ada pada pelatihan, pertandingan, dan bermain, beserta kegiatan lainnya seputar olahraga billiard. BAB III TINJAUAN TEORITIS GEDUNG PUSAT OLAHRAGA BILLIARD Mengungkapkan tentang pengertian gedung pusat olahraga billiard, fungsi, tujuan, dan bentuk kegiatannya beserta waktu dan pemakainnya. Kemudian mengungkapkan kebutuhan standar olahraga billiard yang dilanjutkan dengan studi banding. BAB IV PENDEKATAN KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Mengungkapkan tentang pendekatan konsep perencanaan ruang yang terdiri dari analisis kebutuhan ruang, pengelompokan ruang, besaran ruang, tuntutan ruang, dan hubungan ruang. Kemudian mengungkapkan tentang pendekatan konsep perencanaan bangunan melalui metode tertentu yang diaplikasikan pada site/lokasi tertentu. Contoh: pemilihan site (orientasi, view, vegetasi, penampilan bangunan, struktur dan utilitas) BAB V KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Mengungkapkan tentang konsep-konsep yang akan ditransformasikan kedalam rancangan fisik arsitektural. Contoh: mewujudkan ruang yang dapat mendukung konsentrasi pemain dengan penyelesaian pada fasade bangunan dan interior ruangan.

Dokumen Terkait

Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Institut Seni

Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Institut Seni

N0 nama peneliti judul penelitian prodi fakultas skim usulan.

Contoh Proposal / 16 kali tayang / 273KB

Kalimah Spemmaschid

Kalimah Spemmaschid

Kalimah edisi xiv desember 2012 laporan khusus reuni akbar s.

Contoh Proposal / 6 kali tayang / 4,191KB

Sony Pmw Ex3 Service Manual Pdf Dv Jonproutarecolpnet

Sony Pmw Ex3 Service Manual Pdf Dv Jonproutarecolpnet

Proposal questions and answers file sony pmw ex3 service man.

Contoh Proposal / 11 kali tayang / 138KB

Lanjutkan Tradisi Fahutan Panitia Pelaksana Gelar Rapat

Lanjutkan Tradisi Fahutan Panitia Pelaksana Gelar Rapat

Lanjutkan tradisi fahutan panitia pelaksana gelar rapat eval.

Contoh Proposal / 6 kali tayang / 417KB

Pedoman Penulisan Laporan Kerja Praktek The Works Of

Pedoman Penulisan Laporan Kerja Praktek The Works Of

Halaman kulit diharapkan dapat menjadi informasi singkat kep.

Contoh Proposal / 8 kali tayang / 119KB

Panduan Penyusunan Proposal Hibah Pengembangan Kurikulum

Panduan Penyusunan Proposal Hibah Pengembangan Kurikulum

Panduan penyusunan proposal hibah pengembangan kurikulum ber.

Contoh Proposal / 9 kali tayang / 187KB