Daily Report Valburyresearchcom



Keterangan eBook
CreationDate 2015-06-24T08:38:35+07:00
Author valbury
Creator PScript5.dll Version 5.2
Producer Acrobat Distiller 7.0.5 (Windows)
ModDate 2015-06-24T08:38:35+07:00
Title Microsoft Word - News150624.doc
Pages 11 Page
Ukuran File 904 KB
Dibuka 11 Kali
Topik Contoh Proposal
Tanggal Unggah Sunday, 20 Nov 2016 - 10:10 AM
Link Unduh
Baca Halaman Penuh BUKA
Rating eBook
Bagi ke Yang Lain

Kesimpulan

                1DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. NEWS HEADLINES JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART JAKARTA INDICES STATISTICS CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Rp Bn) IHSG 4937.648 -21.604 4,083.99 3,890.12 LQ-45 846.545 -5.295 1,036.15 2,651.22 MARKET REVIEW MARKET VIEW IHSG berakhir di zona merah sebanyak 21,60 poin (0,44%) ke level 4.937,65 pada perdagangan hari Selasa (23/6), walaupun sempat menguat ke level 4.972,18 di sepanjang perdagangan. Pergerakan pada IHSG masih dibayangi oleh ketidakpastian sentimen global terkait negosiasi penanganan utang Yunani dan spekulasi terkait kenaikan suku bunga AS, yang mana dapat mempengaruhi stabilitas pasar keuangan global serta memicu perlambatan ekonomi dunia, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah merevisi sejumlah asumsi makro-ekonomi pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. Rincianya, target pertumbuhan ekonomi Indonesia turun dari 5,8-6,2% menjadi sebesar 5,5-6%, sedangkan nilai tukar Rupiah juga diproyeksikan melemah dari Rp12.800-13.200 menjadi Rp13.000-Rp13.400 per dollar AS. Meskipun demikian, revisi pertumbuhan PDB dipastikan tidak akan mempengaruhi target penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran terbuka, dan kesenjangan pendapatan. Mengenai nilai tukar Rupiah, Bank Indonesia (BI) meminta pemerintah untuk terus mewaspadai potensi pelebaran defisit transaksi berjalan yang dapat memperberat kinerja nilai tukar Rupiah, khususnya pada periode super-dollar AS, yang mana diperkirakan masih terjadi hingga tiga tahun kedepan. Sementara ini, perhatian investor masih terpusat pada kemajuan negosiasi utang Yunani, yang mana masih belum mencapai kejelasan yang pasti. Di satu sisi, Jerman mengatakan bahwa proposal baru yang disampaikan oleh pihak Yunani tidak substansial, sedangkan Perancis mengindikasikan bahwa terobosan baru akan muncul dalam beberapa hari ke depan. Akan tetapi, pemerintah Yunani mengatakan bahwa pihaknya telah menyetujui beberapa permintaan Uni Eropa dan IMF, seperti menaikkan pajak, mengurangi pensiun dan belanja lain-lain. Terkait hal ini, bursa regional menyambut positif kemajuan dalam proposal baru Yunani. Bahkan, bursa Jepang naik ke level tertingginya dalam 15 tahun, dimana indeks Nikkei 225 naik 381,23 poin (1,87%) ke level 20.809,42. Di sisi lain, tanda-tanda stabilisasi pada aktivitas manufaktur Tiongkok turut memberi sentimen tambahan pada bursa Tiongkok dan Hongkong. Indeks Shanghai Composite ditutup naik 98,13 poin (2,19%) ke level 4.576,49, sedangkan indeks Hang Seng meningkat 252,61 poin (0,93%) ke level 27.333,46. Adapun, bursa Eropa tentatif bergerak menguat di awal perdagangan. Para pemimpin Eropa berikan pemerintahan Alexis Tsipras waktu 48 jam untuk membuat dorongan terakhir yang dibutuhkan untuk membuat yakin para kreditur dalam mengakhiri kebuntuan selama lima bulan atas bantuan yang beresiko memecah kawasan Euro. Para pemimpin dari 18 rekan Yunani di kawasan Euro sepakat bahwa pemerintah Tsipras akhirnya mulai serius untuk mencapai kesepakatan setelah menyerahkan satu set langkah-langkah reformasi yang mulai menyatu dengan permintaan oleh para kreditur. Pada pihak lainnya, Para kreditur Yunani menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa sebuah kesepakatan untuk hindari kebangkrutan Yunani mulai terlihat setelah proposal yang diajukan oleh Yunani pada hari Senin membuat konsesi yang signifikan pada pengurangan dana pensiun. Sementara itu, Menteri-menteri keuangan zona euro sepakat untuk kembali bertemu pekan ini, setelah Yunani mengemukakan rinciannya pada pihak kreditur internasionalnya yaitu Komisi Eropa, European Central Bank (ECB) dan International Monetary Fund (IMF). Saham Eropa kembali membukukan penguatan pada hari Selasa, seiring pemimpin di kawasan itu menyepakati pemerintah Yunani yang semakin serius untuk mencapai menuntaskan permasalahan utangnya. Demikian halnya dengan bursa saham AS ditutup menguat pada hari Selasa seiring investor tetap optimis terhadap diskusi utang Yunani. Ditengah pasar regional yang positif, nampaknya pelaku pasar dalam negeri lebih mengkhawatirkan lesunya perekonomian domestiknya. Pelaku pasar cemas akan potensi tingginya inflasi Juni-Juli akibat lonjakan harga bahan makanan pada bulan Ramadhan dan lebaran. Selain itu, ancaman El Nino dan tahun ajaran baru sekolah.kian menambah tekanan inflasi. BI memprediksi inflasi Juni 2015 akan berada pada level 0,66%. Dengan perkiraan itu, inflasi tahunan pada Juni 2015 akan naik ke 7,4% dari bulan sebelumnya 7,15%. Inflasi tahunan pada Juni yang diperkirakan mencapai 7,4%, kian mendekati suku bunga acuan dari BI rate yang berada di level 7,50%. inflasi yang tinggi akan berlanjut pada Juli, sehingga inflasi tahunan naik diperkirakan akan meningkat, bahkan dapat tembus di atas suku bunga Bi rate. Jika inflasi lebih tinggi dari suku bunga acuan, ruang kenaikan suku bunga akan terbuka. Dari sisi fundamental ekonomi yang menunjukan potret memburuk, masih menjadi kendala tertahanannya laju IHSG, termasuk potensi hari ini. DAILY REPORT 24 Juni 2015 • Anak usaha ADRO berencana tambah fasilitas storage • ADRO perbesar porsi bisnis di sektor ketenagalistrikan • DOID jajaki 3 kontrak baru • Anak usaha ATPK tandatangani perjanjian pembalian aset dari BJU • ANJT akan merealisasikan pembangunan PKS IV di Ketapang • RUPS SSMS setuju jaminkan asset HGU untuk refinancing utang • SMAR beri uang muka transaksi penjualan anak usaha kepada GAR • PGAS penuhi kebutuhan listik pulau Pemping, Batam • Pefindo revisi outlook peringkat MEDC jadi negatif dari stabil • UNTR akan terbitkan MTN III 2015 • Target kontrak baru TOTL terealisasi 50% • ASRI targetkan Rp3,2 triliun dari penjualan lahan • ASRI bangun convention centre Rp 1 triliun • RUPSLB ASRI setujui penambahan modal tanpa HMETD • TBIG akan lunasi utang Rp730 miliar • BCIC akan tambah porsi saham publik pada tahun 2017 • BTPN optimis penyaluran kredit tahun 2015 di atas 10% • BBYB revisi target laba • BNII terbitkan NCD Rp635 miliar • BNLI siapkan obligasi konversi • BBCA tunda akuisisi bank • Kelebihan likuiditas, BNGA turunkan bunga kredit • Load factor GIAA cabang Solo untuk masa mudik mencapai 95%Support Level 4926/4915/4892 Resistance Level 4961/4984/4995 Major Trend Up Minor Trend Down

                2DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. 24 June 2015 24 June 2015 Adaro Logistic, anak usaha Adaro Energy (ADRO) berencana untuk menambah jumlah fasilitas storage dalam beberapa tahun ke depan, yang merupakan bagian dari kerja sama dengan Pertamina. Sebagai informasi, belum lama ini Pertamina dan ADRO menjalin kerja sama jual beli bahan bakar miyak (BBM) dengan nilai kontrak mencapai Rp7 triliun per tahun. Kerja sama ini juga membuka peluang pemanfaatan aset tangki penyimpanan dan pelabuhan milik ADRO. ADRO memiliki empat tangki penyimpanan berkapasitas 72.000 kiloliter. Selain itu, perseroan juga berencana menambah armada pengangkutan, terutama untuk memenuhi kebutuhan distribusi batu bara ke sejumlah lokasi pembangkit tenaga listrik yang akan dibangun pemerintah. Adaro Energy (ADRO) memperbesar porsi bisnis di sektor ketenagalistrikan dari saat ini sekitar 5%. Hal ini menyusul terealisasinya sejumlah pembangkit listrik skala besar yang saat ini tengah dirintis. Saat ini, 63% pendapatan berasal dari mining, sisanya 37% dari non tambang, yakni 5% power dan 32% logistik. Delta Dunia Makmur (DOID), melalui Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), tengah menjajaki tiga hingga empat kontrak baru tahun ini. Perseroan memiliki ruang pengerjaan overburden removal sebanyak 50-60 juta bcm atau kurang lebih 15% dari total kapasitas sebesar 350 juta bcm. Belum lama ini, perseroan memperoleh kontrak baru dari Sungai Danau Jaya, anak usaha Geo Energy Resources Ltd dengan nilai kontrak diperkirakan mencapai USD 300 juta. ATPK Resources (ATPK) melalui anak usahanya yaitu PT Mega Alam Manunggal Sejahtera (MAS) telah menandatangani akta perjanjian pembelian aset operasional dan non operasional pertambangan batubara dari PT Bara Jaya Utama (BJU) Group senilai Rp 153.922.500.000. Pembayaran atas pembelian aset tersebut menggunakan dana kas dari MAS dan pengalihan hutang atas objek jual beli. Selain itu untuk memperluas rencana eksplorasi dan pembukaan PIT baru, PT MAS melakukan pembebasan hak atas tanah total seluas 1.172.000 m2 di dalam wilayah IUP MAS dari pihak pemegang hak atas tanah yakni Susanto dan Hariyanto. Austindo Nusantara Jaya (ANJT) akan merealisasikan pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) IV di Ketapang, Kalimantan Barat senilai USD 15 juta pada awal kuartal III 2015 dan menargetkan pabrik kelapa sawit (PKS) selesai pada bulan Oktober 2016. Untuk tahap awal, perseroan akan memasang satu line mesin terlebih dulu. Setelah beroperasi penuh, maka perseroan akan kembali melakukan ekspansi dengan menambah satu line mesin lagi. Masing-masing line memiliki kapasitas 45 metrik ton per jam, dari kapasitas PKS perseroan yang telah beroperasi 15 metrik ton per jam. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) menyetujui untuk melakukan penjaminan aset berupa Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Penjaminan aset ini untuk refinancing pinjaman yang ada sebesar Rp 1,5 triliun dengan menambah utang baru kurang lebih USD 110 juta. Pinjaman yang diperoleh perseroan tersebut merupakan pinjaman sindikasi dengan tenor 5 tahun dari beberapa bank, seperti Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Exim. Porsi pinjaman tersebut 50:50. Alokasi pinjaman juga akan digunakan untuk pengembangan salah satunya akuisisi lahan yang akan direalisasikan pada semester II 2015. Smart (SMAR) dan Golden Agri Resources Ltd (GAR) telah menandatangani perjanjian pemberian uang muka atas transaksi penjualan anak perseroan kepada GAR pada 19 Juni 2015. Perseroan bersedia menyediakan penjaminan aset berupa persediaan dengan nilai maksimum USD 200 juta dan security margin maksimum sebesar 125%. GAR merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, pengelolaan tandan buah segar menjadi CPO dan palm kernel, serta penyulingan CPO menjadi minyak goreng. Transaksi ini akan dibebankan tingkat bunga maksimum LIBOR +3 % per tahun. Perusahaan Gas Negara (PGAS) akan memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Pemping, Batam dengan menyediakan fasilitas pembangkit listrik berbahan gas bumi. Dalam penyediaan fasilitas listrik ini, PGN bekerja sama dengan SKK Migas dan konsorsium perusahaan yang terdiri dari PT Transportasi Gas Indonesia (PT TGI), ConocoPhilips dan Petro China International Jabung. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merevisi outlook peringkat korporasi Medco Energi Internasional (MEDC) menjadi Negatif dari sebelumnya Stabil. Outlook negatif ini ditetapkan untuk mencerminkan dampak dari rendahnya harga minyak mentah, yang menyebabkan melemahnya ukuran-ukuran struktur permodalan dan proteksi arus kas MEDC, dan profitabilitas perusahaan yang lebih rendah. Peringkat akan diturunkan bila harga minyak mentah menjadi lebih rendah dari perkiraan Pefindo, potensi arus kas dari proyek Senoro lebih rendah dari yang diproyeksikan, dan/atau utang perusahaan menjadi lebih tinggi dari yang diproyeksikan. United Tractors (UNTR) telah menandatangani Perjanjian Penerbitan Medium Term Notes (MTN) III tahun 2015 dengan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) selaku agen pemantau dan Ciptadana Securities selaku arranger. Penerbitan MTN dan pembelian MTN ini ditujukan untuk mendukung penjualan alat berat perseroan. Total Bangun Persada (TOTL) telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp1,53 triliun hingga pertengahan Juni tahun ini atau sekitar 50% dari target perseroan. Jumlah kontrak baru ini tumbuh signfikan dibandingkan dengan perolehan pada kuartal I/2015 sebesar Rp300 miliar. Perseroan menargetkan dapat memperoleh kontrak baru tahun ini sebesar Rp3 triliun yang terdiri dari proyek gedung perkantoran, proyek apartemen, dan proyek pembangunan gedung sekolah yang semuanya merupakan proyek swasta. Alam Sutera Realty (ASRI) mengincar dana sebesar Rp3,2 triliun dari penjualan lahan seluas 20 hektare yang akan dibangun superblok di kawasan Tangerang. Perseroan telah menandatangani nota kesepahaman dengan developer asing untuk membangun superblok di atas lahan tersebut. Keduanya akan membentuk perusahaan patungan dengan porsi ASRI sebagai minoritas. Perjanjian ini ditargetkan bisa direalisasikan secara serius pada tahun ini. Alam Sutera Realty (ASRI) berencana membangun gedung pertemuan atau convention centre senilai Rp 1 triliun di kawasan Serpong, Tangerang, Banten. Gedung tersebut akan menjadi bagian dari proyek superblok Alam Sutera. Sesuai rencana, perseroan akan menggandeng perusahaan properti dari Asia Tenggara untuk menggarap proyek superblok. ASRI berencana membentuk perusahaan patungan dengan mengincar porsi minoritas sebesar 25-30%. Dalam RUPSLB, Alam Sutera Realty (ASRI) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan penambahan modal tanpa HMETD. Dengan demikian, perseroan dapat menerbitkan hingga 1,9 miliar saham baru atau setara 10%. Dana akan digunakan untuk modal kerja dan belanja modal. Selain itu, ASRI juga berencana membagikan dividen sebesar Rp 137,5 miliar atau setara Rp 7 per saham. Tower Bersama Infrastructure (TBIG) segera menebus utang jatuh tempo sebesar Rp730 miliar pada 26 Juni 2015. Utang yang akan dibayar merupakan bagian dari pinjaman sindikasi senilai US$1 miliar yang diperoleh perseroan pada 21 November 2014. Total utang jatuh tempo perseroan tahun ini sebesar Rp3,2 triliun. Adapun sumber dana pembayaran utang sebesar Rp730 miliar tersebut berasal dari kas internal yang merupakan hasil dari excess cash flow yang didapat dari EBITDA senilai Rp700 miliar. Bank Jtrust Indonesia (BCIC) berencana menerbitkan surat utang senilai Rp 1 triliun – Rp 2 triliun pada semester II 2015. Surat utang yang akan diterbitkan nanti bisa berbentuk NCD (negotiable Sertificate

                3DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. 24 June 2015 24 June 2015 Deposite), MTN (medium term note). Surat utang tersebut akan diserap langsung oleh induk usaha di Jepang yakni J Trust Group. Penerbitaan surat utang tersebut akan direalisasikan setelah memperoleh izin dari OJK (Otoritas Jasa keuangan). J Trust Gruop juga akan menyuntikan tambahan modal kepada Bank J Trust Indonesia. Persroan menargetkan pertumbuhan kredit tahun 2015 sebesar 17%. Bank J Trust Indonesia (BCIC), dahulu bernama Bank Mutiara, akan menambah porsi kepemilikan saham publik di tahun 2017. Saat ini perseroan sedang fokus berbenah diri. Saat ini kepemilikan saham oleh publik hanya 0,004% sedangkan 99% di miliki oleh J Trust Co. Ltd. dan sisa saham sebesar 0,996% masih dikuasai oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) optimis penyaluran kredit akan tumbuh double digit atau di atas 10% meski pun pertumbuhan ekonomi pada semester I 2015 relatif masih melambat. BTPN sebelumnya memperkirakan penyaluran kredit hingga akhir 2015 dapat mencapai 15%. Bank Yudha Bhakti (BBYB) menurunkan target laba pada tahun ini di tengah perlambatan ekonomi nasional dan ketidakpastian ekonomi global. Awalnya laba sebelum pajak diproyeksikan mencapai Rp48 miliar pada akhir tahun ini atau hampir tiga kali lipat dari laba akhir tahun lalu senilai Rp16,05 miliar. Untuk menyikapi adanya perkembangan ekonomi nasional, peseroan merevisi menjadi Rp31 miliar. Sedangkan dari pertumbuhan sisi kredit, perseroan tidak mengubah target sebelumnya yang dibidik tumbuh sebesar 33% YoY. Perseroan hanya mengubah komposisi kredit yakni meningkatkan por\si kredit komersial seperti kredit modal kerja dan investasi. Perseroan akan secara bertahap mengurangi penyaluran kredit melalui skema channeling ke perusahaan multifinance. Bank Internasional Indonesia (BNII) menerbitkan sertifikat deposito atau negotiable certificate deposit dalam tiga seri senilai Rp635 miliar. Ketiga seri NCD tersebut didaftarkan pada 22 Juni 2015 dengan nama NCD II Bank BII 2015. Jumlah emisi seri A mencapai Rp310 miliar dengan tenor 247 hari dan tingkat kupon 8,7%. Sementara seri B dan C masing-masing diterbitkan dengan jumlah Rp150 miliar dan Rp175 miliar dengan tenor 367 hari dan 549 hari serta tingkat kupon masing-masing sebesar 8,85% dan 9,15%. Bank Permata (BNLI) merencanakan untuk menerbitkan obligasi konversi atau contigent convertible (Coco) bonds. Rencana penerbitan obligasi yang bisa dikonversikan dalam permodalan telah dimasukkan dalam rencana bisnis bank (RBB). Bank Central Asia (BBCA) memutuskan untuk menunda rencana akuisisi bank hingga September 2015, pasca keputusan Bank Sentral Amerika Serikat terkait penetapan suku bunga acuan (Fed Fund Rate). Dengan demikian, perseroan memiliki waktu untuk menyeleksi bank-bank yang memiliki tingkat kesehatan baik untuk diakuisisi. Tahun ini, BBCA telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 triliun guna melakukan aksi korporasi, baik untuk akuisisi bank kecil dan pengembangan anak usaha. Kondisi over likuiditas mendorong Bank CIMB Niaga (BNGA) menurunkan bunga kredit agar dana masyarakat yang dihimpun tidak menjadi beban bank. Namun, meskipun bunga kredit sudah diturunkan di bawah 10%, permintaan dana dari peminjam tetap rendah. Bunga kredit untuk korporasi yang sebelumnya di atas 10%, kini ditawarkan 9%. Bunga kredit untuk KPR sudah diturunkan ke 8,5% untuk jangka satu tahun, 8,9% untuk jangka waktu dua tahun dan 9,9% untuk jangka waktu 5 tahun. Per Mei 2015, pertumbuhan dana pihak ketiga secara YoY mencapai 14% dan pertumbuhan kredit selama periode yang saham hanya 8%. Indomobil Finance Indonesia, anak usaha Indomobil Multi Jasa (IMJS), akan memperoleh pinjaman sindikasi bank senilai total USD 300 juta. Pinjaman tersebut merupakan lanjutan dari proses penggalangan dana eksternal yang dimulai sejak April 2015. Indomobil Finane telah menaikkan tiga kali lipat ukuran fasilitas pinjaman dari semula USD 100 juta, menyusul permintaan yang tinggi dari sejumlah bank. Panin Securities (PANS) akan membagikan dividen tahun buku 2014 sebesar Rp 420 per saham atau senilai total Rp 302,4 miliar setara 80% dari laba bersih tahun 2014. Sisa dari laba bersih akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan karena pihaknya akan melakukan ekspansi. Load factor Garuda Indonesia (GIAA) cabang Solo untuk masa mudik sudah mencapai 95% meski baru memasuki pekan pertama puasa. Perseroan menyatakan tidak ada kenaikan tarif tetapi hanya memberlakukan tarif batas atas, yakni mulai Rp 670 ribu – Rp 1,3 juta. Pelayaran Tempuran Emas (TMAS) berencana menambah armada dan tiga unit Harbor Mobile Crane pada tahun ini. Penambahan armada akan dilakukan oleh perseroan dan anak usaha perseroan. Sidomulyo Selaras (SDMU) merevisi target pendapatan tahun ini mengingat perlambatan ekonomi yang terjadi sejak awal tahun ini. Awalnya perseroan menargetkan dapat memperoleh pendapatan sekitar Rp180-Rp200 miliar. Target tersebut direvisi menjadi sekitar Rp165 miliar. Sidomulyo Selaras (SDMU) tidak membagikan dividen tahun buku 2014. Laba bersih tahun 2014 akan dialokasikan untuk modal kerja perseroan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu pada saat ini, sehingga perseroan menjalankan ekspansi bisnis bisa lebih dengan mudah. Sidomulyo Selaras (SDMU) telah merealisasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2015 sebesar Rp16 miliar, atau sebanyak 42% dari total capex yang dianggarkan tahun 2015 sebesar Rp 38 miliar. Capex sebesar Rp 16 miliar untuk pembelian 10 unit armada untuk mendukung tender migas. Perseroan berencana masuk tender lanjutan oil and gas di Riau. Sebesar Rp 3 miliar untuk pembelian tanah di Semarang sebagai truck pool dan rest area untuk supir perseroan, Rp 3 miliar untuk proses perizinan syarat pembelian tanah di Merak untuk membuat storage. Sementara sebanyak Rp 16 miliar sisanya akan digunakan perseroan untuk pembelian mesin dan peralatan serta perbaikan tangki anak usaha. Dana capex tersebut sebagian dari bank dan modal sendiri. Rencananya pembukaan pencucian pembersihan SO tanki akan dilakukan pada akhir Agustus. Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Berlina (BRNA) menyetujui untuk membagikan dividen tahun buku 2014 sebesar Rp 17 per saham senilai total Rp 12 milar atau sekitar 32% laba bersih tahun 2014. Sisa laba bersih tahun 2014 akan dipakai sebagai dana cadangan dan laba ditahan. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk ekspansi bisnis perseroan pada tahun ini dan yang akan datang. Berlina (BRNA) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2015 sebesar Rp 150-Rp 180 miliar dari sebelumnya Rp 175 miliar. Sumber pendanaan belanja modal pada tahun 2015 adalah dari kas internal perusahaan serta pinjaman perbankan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha perusahaan pada tahun 2015. Dana capex akan dibelanjakan untuk pembelian 7-8 mesin baru pada tahun 2015. Berlina akan lebih konsentrasi pada pasar dalam negeri.

                  4DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. 24 June 2015 COMMODITIES DUAL LISTING Description Price (USD) Change Description Price (USD) Price (IDR) Change (IDR) Crude Oil (US$)/Barrel 61,19 0,18 TLKM (US) 43 14.305 -53 Natural Gas (US$)/mmBtu 2,72 0,00 ANTM (GR) 0,04 548 -15 Gold (US$)/Ounce 1179,12 0,51 Nickel (US$)/MT 12860,00 450,00 Tin (US$)/MT 15370,00 20,00 Coal (NEWC) (US$)/MT* 60,20 -2,20 Coal (RB) (US$)/MT* 61,20 -2,16 CPO (ROTH) (US$)/MT 675,00 -7,50 CPO (MYR)/MT 2219,00 -31,00 Rubber (MYR/Kg) 717,50 1,00 Pulp (BHKP) (US$)/per ton 796,46 2,85 *weekly GLOBAL INDICES VALUATION Change PER (X) PBV (X) Country Indices Price %Day %YTD 2015E 2016F 2015E 2016F Market Cap (USD Bn) USA DOW JONES INDUS. 18144,07 0,13 1,80 16,18 14,87 3,08 2,89 5.513,4 USA NASDAQ COMPOSITE 5160,09 0,12 8,95 22,59 19,65 3,70 3,35 8.212,0 ENGLAND FTSE 100 INDEX 6834,87 0,13 4,09 16,49 14,73 1,92 1,84 1.680,2 CHINA SHANGHAI SE A SH 4792,86 2,20 41,41 18,32 16,12 2,19 1,98 5.855,5 CHINA SHENZHEN SE A SH 2903,25 1,19 96,37 40,31 32,07 4,93 4,35 4.308,1 HONG KONG HANG SENG INDEX 27333,46 0,93 15,80 13,17 11,91 1,41 1,32 2.147,3 INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 4937,65 -0,44 -5,53 15,54 13,16 2,53 2,24 356,1 JAPAN NIKKEI 225 20809,42 1,87 19,25 19,70 17,77 1,80 1,68 3.090,0 MALAYSIA KLCI 1726,86 -0,34 -1,95 16,29 14,94 1,89 1,78 268,3 SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3339,78 0,74 -0,75 13,86 12,71 1,25 1,19 405,8 FOREIGN EXCHANGE FOREIGN EXCHANGE Description Rate (IDR) Change Description Rate (USD) Change USD/IDR 13.255,00 -51,00 1000 IDR/ USD 0,08 0,0003 EUR/IDR 14.816,70 -89,99 EUR / USD 1,12 0,0011 JPY/IDR 107,03 -0,21 JPY / USD 0,01 0,0000 SGD/IDR 9.889,80 -20,78 SGD / USD 0,75 0,0004 AUD/IDR 10.268,71 18,84 AUD / USD 0,77 0,0011 GBP/IDR 20.862,31 -87,52 GBP / USD 1,57 0,0010 CNY/IDR 2.135,60 0,00 CNY / USD 0,16 0,0001 MYR/IDR 3.540,33 -4,50 MYR / USD 0,27 -0,0003 KRW/IDR 11,98 -0,01 100 KRW / USD 0,09 -0,0001 CENTRAL BANK RATE INTERBANK LENDING RATE Description Country Rate (%) Description Country Rate (%) FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 6.64 BI Rate (%) Indonesia 7.50 LIBOR (GBP) England 0.51 ECB Rate (%) Euro 0.05 SIBOR (USD) Singapore 0.17 BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.13 BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.13 PBOC Rate (%) China 5.10 SHIBOR (RENMINBI) China 3.36

                  5DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. 24 June 2015 INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS SBI Description May’15 Apr’15 Description Rate (%) Inflation YTD % 0.42 -0.08 SBI (9M) 6,66058 Inflation YOY % 7.15 6.79 SBIS (9M) 6,66058 Inflation MOM % 0.50 0.36 Foreign Reserve (USD) 110.87 Bn 110.87 Bn GDP (IDR Bn) 2,724,691.70 2,724,691.70 BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR Date Agenda Expectation 24 Jun US GDP Annualized QoQ Naik menjadi -0.3% dari -0.7% 24 Jun US GDP Price Index Tetap -0.1% 24 Jun US Personal Consumption Naik menjadi 1.9% dari 1.8% 25 Jun US Personal Income Naik menjadi 0.5% dari 0.4% 25 Jun US Personal Spending Naik menjadi 0.6% dari 0.0% 25 Jun US PCE Deflator MoM Naik menjadi 0.3% dari 0.0% 25 Jun US PCE Deflator YoY Naik menjadi 0.2% dari 0.1% 25 Jun US Initial Jobless Claims Naik menjadi 273 ribu dari 267 ribu 25 Jun US Continuing Claims Turun menjadi 2220 ribu dari 2222 ribu 26 Jun Indonesia Money Supply M1 YoY -- 26 Jun Indonesia Money Supply M2 YoY -- Ket: (*) US Time (^) Tentative LEADING MOVERS LAGGING MOVERS Stock Price Change (%) Index pt Stock Price Change (%) Index pt BMRI IJ 10050 0.75 1.82 UNVR IJ 40500 -2.53 -8.44 TLKM IJ 2850 0.53 1.59 ASII IJ 6825 -2.50 -7.46 BWPT IJ 419 10.85 1.36 BBRI IJ 10800 -1.37 -3.86 WSKT IJ 1660 4.73 1.07 BDMN IJ 4180 -4.35 -1.90 MKPI IJ 16000 6.67 1.00 CPIN IJ 2890 -3.51 -1.81 UNTR IJ 20325 0.99 0.79 EXCL IJ 3850 -3.75 -1.35 JSMR IJ 5650 1.80 0.72 BBCA IJ 13675 -0.36 -1.29 IBST IJ 3440 14.67 0.63 MIKA IJ 24000 -2.64 -1.00 SMRA IJ 1665 2.15 0.53 EMTK IJ 11100 -1.33 -0.89 SIDO IJ 570 5.56 0.47 INCO IJ 2750 -2.65 -0.79 UPCOMING IPO'S Company Business IPO Price (IDR) Issued Shares (Mn) Offering Date Listing Underwriter Anabatic Technologies Trade & Service 650-800 642.85 29 Jun -01Jul 2015 06 Jul 2015 Bahana Securities Binakarya Jaya Abadi Property & Real Estate 900-1300 238.15 29 Jun -01Jul 2015 08 Jul 2015 RHB OSK Securities Garuda Metalindo Manufacture & Industries 580-800 468.75 29 – 30 Jun 2015 07 Jul 2015 RHB OSK Securities

                   624 June 2015 DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. 24 June 2015 DIVIDEND Stock DPS (IDR) Status CUM Date EX Date Recording Payment POOL 20.00 Cash Dividend 23 Jun-15 24 Jun-15 26 Jun-15 15 Jul-15 BTON 20.00 Cash Dividend 23 Jun-15 24 Jun-15 26 Jun-15 13 Jul-15 MASA 2.00 Cash Dividend 23 Jun-15 24 Jun-15 26 Jun-15 10 Jul-15 INDS 55.00 Cash Dividend 24 Jun-15 25 Jun-15 29 Jun-15 15 Jul-15 SKBM 12.00 Cash Dividend 25 Jun-15 26 Jun-15 30 Jun-15 22 Jul-15 SMSM 25.00 Cash Dividend 25 Jun-15 26 Jun-15 30 Jun-15 14 Jul-15 EKAD 9.00 Cash Dividend 25 Jun-15 26 Jun-15 30 Jun-15 22 Jul-15 CPIN 18.00 Cash Dividend 26 Jun-15 29 Jun-15 01 Jul-15 15 Jul-15 GEMS 3.40 Cash Dividend 26 Jun-15 29 Jun-15 01 Jul-15 23 Jul-15 MFIN 23.00 Cash Dividend 26 Jun-15 29 Jun-15 01 Jul-15 23 Jul-15 MTDL 35 : 1 Stock Dividend 29 Jun-15 30 Jun-15 02 Jul-15 22 Jul-15 KIJA TBA Stock Dividend 15 Jul-15 16 Jul-15 24 Jul-15 07 Aug-15 MTLA 100:1 Stock Dividend TBA TBA TBA TBA  CORPORATE ACTIONS Stock Action Ratio EXC. Price (IDR) CUM Date EX Date Trading Period TOTO Rights Issue 24:1 3600.00 17 Jun-15 18 Jun-15 14 Jun - 01 Jul’15 CENT Rights Issue 5:2 150.00 19 Jun-15 22 Jun-15 26 Jun - 03 Jul’15 INPP Rights Issue 100:337 325.00 19 Jun-15 22 Jun-15 26 Jun - 09 Jul’15 AHAP Rights Issue 25:17 150.00 22 Jun-15 23 Jun-15 29 Jun - 03 Jul’15 WSKT Rights Issue 100:32.38 - 41.1 1300-1650 17 Jun-15 18 Jun-15 24 Jun - 01 Jul’15 AGRO Rights Issue 4:3 100.00 25 Jun-15 26 Jun-15 02 Jul - 08 Jul’15 ADHI Rights Issue 100000:76190 2000-2700 TBA TBA TBA BIPP Rights Issue 100:54 140.00 02 Jul-15 03 Jul-15 09 Jul – 22 Jul’15 HDFA Rights Issue 100000:99111 190-245 06 Jul-15 07 Jul-15 13 Jul – 23 Jul’15 BAEK Tender Offer -- 10000.00 -- -- 05 Jun - 04 Jul’15 GENERAL MEETING Emiten AGM/EGM Date Agenda CSAP RUPST/LB 24-Jun-15 KKGI RUPST/LB 24-Jun-15 SPMA RUPST/LB 24-Jun-15 MRAT RUPST/LB 24-Jun-15 EMDE RUPST 24-Jun-15 KIJA RUPST/LB 24-Jun-15 KRAH RUPST 24-Jun-15 DEFI RUPST/LB 24-Jun-15 DSSA RUPST/LB 24-Jun-15 TKIM RUPST/LB 25-Jun-15 PWON RUPST 25-Jun-15 PANR RUPST/LB 25-Jun-15 SMRU RUPST/LB 25-Jun-15 SAME RUPST/LB 25-Jun-15 TMPI RUPST/LB 25-Jun-15 SIMA RUPSLB 25-Jun-15 AKKU RUPSLB 25-Jun-15 AKPI RUPST/LB 25-Jun-15 UNSP RUPST/LB 25-Jun-15 BIPP RUPST/LB 25-Jun-15 BCIP RUPST/LB 25-Jun-15 COWL RUPST/LB 25-Jun-15 CFIN RUPST/LB 26-Jun-15 CNTX RUPST/LB 26-Jun-15 ELTY RUPSLB 26-Jun-15 BBNP RUPST/LB 26-Jun-15 BVIC RUPST/LB 26-Jun-15 BKDP RUPST 26-Jun-15

                  24 June 2015 24 June 2015 DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. WSKT TRADING BUY S1 1610 R1 1690 Trend Grafik Major Up Minor Down S2 1530 R2 1770 Closing Price 1660 Ulasan • MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area netral • Harga berada dalam area upper band Prediksi • Trading range Rp 1610-Rp 1770 • Entry Rp 1660, take Profit Rp 1770 Indikator Posisi Sinyal Stochastics 44.67 Positif MACD 10.07 Positif True Strength Index (TSI) -1.17 Positif Bollinger Band (Mid) 1625 Positif MA5 1596 Positif 1, 0 00 1, 2 00 1, 4 00 1, 6 00 1, 8 00 2, 0 00De c em be r2015FebruaryMarchAprilMayJunWSKT Downward Sloping ChannelBullish Break out 1,624.62 1,624.62 1,605.63 1, 6 04 1, 5 35 1,447.5 1,447.5 1, 6 50 1, 6 60 1, 6 60 1, 6 60 1,665.25 1,774.18 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0100.0WSKT - Stochastic %D(6,3,3) = 45.07, Stochastic %K = 59.15, Ove rb o ug ht Level = 80.00, Ove rs o ld Level = 20.00 45.0692 45.0692 20 59.1501 59.1501 80-40. 0-30. 0-20. 0-10. 0 0.0 10.0 20.0 0.0WSKT - MA CD (5, 3) = -7. 63, Signal() = 0.30 -7.63281 0.299869-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0WSKT - TSI(3,5,3) = -1. 17 -1.16769 -20.2254 0.00000-100.0-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0WSKT - William's % R( 1 4) = -32. 43, Volum e() = 34,137,300.00 -32.432434,137,300Cre a ted wi th A mi B roke r - a dva nce d charti ng an d te chn i cal an a lysi s so f t wa r e . h ttp://www.a mi b ro ker.com JSMR TRADING BUY S1 5575 R1 5725 Trend Grafik Major Down Minor Down S2 5425 R2 5875 Closing Price 5650 Ulasan • MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi potensi rebound • RSI berada dalam area oversold • Harga berada dalam area lower band Prediksi • Trading range Rp 5575-Rp 5725 • Entry Rp 5650, take Profit Rp 5725 Indikator Posisi Sinyal Stochastics 5.19 Positif MACD -93.99 Negatif True Strength Index (TSI) -59.68 Positif Bollinger Band (Mid) 6181 Negatif MA5 5710 Negatif 5, 4 00 6, 0 00 6, 6 00 7, 2 00 7, 8 00De c em be r2015FebruaryMarchAprilMayJunJSMR Up w ar d Sloping Channel 6,095.83 6,095.83 5,846.88 5, 7 10 5, 6 50 5, 6 50 5, 6 50 6,191.25 6, 3 25 6, 3 25 6,863.88 7,933.337,933.33 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0100.0JSMR - Stochastic %D(6,3,3) = 11.73, Stochastic %K = 19.01, Overbought Level = 80.00, Ove rs o ld Level = 20.00 19.0123 11.7266 11.7266 19.0123 20 80-80. 0-40. 0 0.0 40.0 80.0120.0 0.0JSMR - MA CD (5, 3) = 63.72, Signal() = 75.50 63.7233 75.5037-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0100.0JSMR - TSI(3,5,3) = -59. 68 -58.5685 -59.6786 0.00000-100.0-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0JSMR - William's % R( 1 4) = -80. 00, Volum e() = 9,159,900.00 -80 9,159,900Created with AmiBroker - advanced charting an d te chn i cal an a lysi s so f t wa r e . h ttp://www.a mi b ro ker.com

                  24 June 2015 24 June 2015 DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. ERAA TRADING BUY S1 555 R1 635 Trend Grafik Major Down Minor Down S2 495 R2 695 Closing Price 600 Ulasan • MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area netral • Harga berada dalam area netral Prediksi • Trading range Rp 555-Rp 635 • Entry Rp 600, take Profit Rp 635 Indikator Posisi Sinyal Stochastics 11.35 Positif MACD -8.87 Positif True Strength Index (TSI) -5.32 Positif Bollinger Band (Mid) 641 Negatif MA5 550 Positif 500 600 700 800 900 1, 0 00 1, 1 00 1, 2 00 1, 3 00De c em be r2015FebruaryMarchAprilMayJunERAA Do w nw ar d Sloping Channel 55 0 548.75 521.471 521.471 51 0 462.727 462.727 57 0 60 0 60 0 60 0 653.25 855.636 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0100.0ERAA - Stochastic %D(6,3,3) = 41.45, Stochastic %K = 61.55, Overbought Level = 80.00, Ove rs o ld Level = 20.00 41.4535 41.4535 20 61.5497 61.5497 80-30. 0-20. 0-10. 0 0.0 10.0 20.0 30.0 0.0ERAA - MA CD (5, 3) = -6. 49, Signal() = 1.17 -6.48661 1.16542-100.0-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0ERAA - TSI(3,5,3) = -5. 32 -5.32055 -31.4029 0.00000-100.0-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0ERAA - William's % R( 1 4) = -61. 70, Volum e() = 113,591,296.00 -61.7021113,591,29Cre a ted wi th A mi B roke r - a dva nce d charti ng an d te chn i cal an a lysi s so f t wa r e . h ttp://www.a mi b ro ker.com ZBRA TRADING BUY S1 205 R1 215 Trend Grafik Major Up Minor Up S2 195 R2 225 Closing Price 210 Ulasan • MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area netral • Harga berada dalam area netral Prediksi • Trading range Rp 205-Rp 215 • Entry Rp 210, take Profit Rp 215 Indikator Posisi Sinyal Stochastics 37.01 Positif MACD 0.53 Positif True Strength Index (TSI) 18.41 Positif Bollinger Band (Mid) 206 Positif MA5 206.2 Positif 120.0140.0160.0180.0200.0220.0240.0260.0De c em be r2015FebruaryMarchAprilMayJunZBR A Up w ar d Sloping Channel 206.2 204.95 203.875 199.333 199.333 19 5 179.938 21 0 21 0 21 0 22 5 256.225 6.2 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0100.0ZBR A - Stochastic %D(6,3,3) = 65.96, Stochastic %K = 65.03, Overbought Level = 80.00, Ove rs o ld Level = 20.00 65.0327 65.0327 20 65.9559 65.9559 80 -5.0 -4.0 -3.0 -2.0 -1.0 0.0 1.0 2.0 3.0 0.0ZBR A - MA CD (5, 3) = -0. 95, Signal() = -0. 52 -0.954815 -0.52334-60. 0-40. 0-20. 0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0ZBR A - TSI(3,5,3) = 18.41 9.43488 0.00000 18.4093-100.0-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0ZBR A - William's % R( 1 4) = -48. 39, Volum e() = 12,704,800.00 -48.387112,704,800Cre a ted wi th A mi B roke r - a dva nce d charti ng an d te chn i cal an a lysi s so f t wa r e . h ttp://www.a mi b ro ker.com

                  24 June 2015 24 June 2015 DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. BEST TRADING BUY S1 390 R1 420 Trend Grafik Major Down Minor Down S2 370 R2 440 Closing Price 406 Ulasan • MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI berada dalam area netral • Harga berada dalam area netral Prediksi • Trading range Rp 390-Rp 420 • Entry Rp 406, take Profit Rp 420 Indikator Posisi Sinyal Stochastics 8.05 Positif MACD -5.43 Positif True Strength Index (TSI) -14.74 Positif Bollinger Band (Mid) 433 Negatif MA5 384.4 Positif 360.0420.0480.0540.0600.0660.0720.0780.0De c em be r2015FebruaryMarchAprilMayJunBE ST Do w nw ar d Sloping ChannelBullish Break out 384.4 383.125 378.824 378.824 37 2 320.429 320.429 40 0 40 6 40 6 40 6 441.6 562.971 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0100.0BE ST - Stochastic %D(6,3,3) = 27.60, Stochastic %K = 49.36, Overbought Level = 80.00, Ove rs o ld Level = 20.00 27.6005 27.6005 20 49.3566 49.3566 80-12. 0 -6.0 0.0 6.0 12.0 18.0 0.0BE ST - MA CD (5, 3) = -2. 29, Signal() = 1.60 -2.2899 1.59806-100.0-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0100.0BE ST - TSI(3,5,3) = -14. 74 -14.7401 -38.09 0.00000-100.0-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0BE ST - William's % R( 1 4) = -71. 76, Volum e() = 84,984,096.00 -71.755784,984,096Cre a ted wi th A mi B roke r - a dva nce d charti ng an d te chn i cal an a lysi s so f t wa r e . h ttp://www.a mi b ro ker.com KIJA TRADING BUY S1 250 R1 275 Trend Grafik Major Up Minor Down S2 235 R2 290 Closing Price 263 Ulasan • MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasi sinyal positif • RSI mendekati area overbought • Harga berada dalam area upper band Prediksi • Trading range Rp 250-Rp 275 • Entry Rp 263, take Profit Rp 275 Indikator Posisi Sinyal Stochastics 26.56 Positif MACD 0.09 Positif True Strength Index (TSI) 29.03 Positif Bollinger Band (Mid) 257 Positif MA5 247.4 Positif 220.0240.0260.0280.0300.0320.0340.0360.0AugSepOc tNo vDe c2015FebMarAprMayJunKIJA Downward Sloping Channel 259.05 24 9 247.4 245.625 23 3 226.393 226.393 26 3 26 3 26 3 26 7 26 7 302.587 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0KIJA - Stochastic %D(6,3,3) = 57.41, Stochastic %K = 78.47, Overbought Level = 80.00, Ove rs o ld Level = 20.00 57.4074 57.4074 20 78.4722 78.4722 80 -6.0 -4.0 -2.0 0.0 2.0 4.0 0.0KIJA - MA CD (5, 3) = -3. 22, Signal() = -1. 30 -3.21969 -1.30321-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0KIJA - TSI(3,5,3) = 29.03 0.00000 -2.4086 29.0312-100.0-80. 0-60. 0-40. 0-20. 0 0.0KIJA - William's % R( 1 4) = -28.57, Volum e() = 38,935,100.00 -28.571438,935,100Cre a ted wi th A mi B roke r - a dva nce d charti ng an d te chn i cal an a lysi s so f t wa r e . h ttp://www.a mi b ro ker.com

                   24 June 2015 24 June 2015 DISCLAIMER This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof. THESE RECOMMENDATIONS ARE BASED ON TECHNICAL AND ONLY INTENDED FOR ONE DAY TRADING Price Support Resistance Indicators 1 Month Ticker Rec 23-06-15 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc* MA5* High Low Agriculture AALI Trading Sell 22000 22000 21825 21325 21825 22325 22825 Negatif Negatif Negatif 27525 20500 LSIP Trading Sell 1580 1580 1555 1510 1555 1600 1645 Negatif Negatif Negatif 1790 1400 SGRO Trading Sell 1745 1745 1735 1710 1735 1760 1785 Negatif Negatif Negatif 1930 1710 Mining BUMI Trading Sell 63 63 59 59 62 65 68 Negatif Negatif Positif 111 61 PTBA Trading Sell 8950 8950 8750 8750 8900 9050 9200 Negatif Negatif Negatif 10925 8950 ADRO Trading Sell 785 785 775 750 775 800 825 Negatif Negatif Negatif 940 755 MEDC Trading Buy 2710 2710 2755 2650 2685 2720 2755 Positif Positif Positif 3175 2595 INCO Trading Sell 2750 2750 2710 2595 2710 2825 2940 Negatif Negatif Negatif 3545 2810 ANTM Trading Buy 720 720 735 705 715 725 735 Positif Positif Positif 840 710 TINS Trading Buy 745 745 775 715 735 755 775 Positif Positif Positif 940 720 Basic Industry and Chemicals SMGR Trading Sell 12250 12250 11975 11975 12175 12375 12575 Negatif Negatif Negatif 13575 12150 INTP Trading Buy 21025 21025 21225 20850 20975 21100 21225 Positif Positif Positif 23425 20625 SMCB Trading Sell 1515 1515 1495 1495 1510 1525 1540 Negatif Negatif Positif 1685 1450 Miscellaneous Industry ASII Trading Sell 6825 6825 6750 6525 6750 6975 7200 Negatif Negatif Negatif 7950 6550 GJTL Trading Buy 900 900 950 845 880 915 950 Positif Positif Positif 1140 880 Consumer Goods Industry INDF Trading Sell 6850 6850 6675 6675 6800 6925 7050 Negatif Negatif Positif 7400 6450 GGRM Trading Buy 45950 45950 45725 45375 45725 46075 46425 Positif Positif Negatif 47800 42000 UNVR Trading Sell 40500 40500 39950 38325 39950 41575 43200 Negatif Negatif Negatif 46000 39500 KLBF Trading Sell 1640 1640 1600 1600 1630 1660 1690 Negatif Negatif Negatif 1860 1590 Property, Real Estate and Building Construction BSDE Trading Sell 1760 1760 1745 1705 1745 1785 1825 Negatif Negatif Negatif 1995 1605 PTPP Trading Buy 3630 3630 3660 3490 3575 3660 3745 Positif Positif Positif 4215 3130 WIKA Trading Buy 2750 2750 2780 2660 2720 2780 2840 Positif Positif Positif 3390 2510 ADHI Trading Buy 2220 2220 2240 2120 2180 2240 2300 Positif Positif Positif 2940 1910 WSKT Trading Buy 1660 1660 1690 1530 1610 1690 1770 Positif Positif Positif 1745 1496 Infrastructure, Utilities and Transportation PGAS Trading Sell 4300 4300 4285 4240 4285 4330 4375 Negatif Negatif Positif 4390 3980 JSMR Trading Buy 5650 5650 5575 5425 5575 5725 5875 Positif Positif Negatif 7000 5400 ISAT Trading Buy 3995 3995 3970 3905 3970 4035 4100 Positif Positif Positif 4075 3535 TLKM Trading Buy 2850 2850 2835 2795 2835 2875 2915 Positif Positif Negatif 2895 2785 Finance BMRI Trading Buy 10050 10050 10325 9725 9925 10125 10325 Positif Positif Positif 11725 9350 BBRI Trading Sell 10800 10800 10675 10400 10675 10950 11225 Negatif Negatif Negatif 12750 10050 BBNI Trading Sell 5575 5575 5500 5350 5500 5650 5800 Negatif Negatif Negatif 7125 5200 BBCA Trading Sell 13675 13675 13575 13575 13650 13725 13800 Negatif Negatif Negatif 14500 13050 BBTN Trading Buy 1140 1140 1155 1095 1125 1155 1185 Positif Positif Positif 1245 1070 Trade, Services and Investment UNTR Trading Buy 20325 20325 21100 19600 20100 20600 21100 Positif Positif Positif 24000 20000 MPPA Trading Buy 3285 3285 3310 3200 3255 3310 3365 Positif Positif Positif 4060 3095

    

Dokumen Terkait

Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Fileupiedu

Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Fileupiedu

Kemampuan berpikir kritis dan kreatif 1 macam macam keteramp.

Contoh Proposal / 14 kali tayang / 55KB

Makalah Kurikulum Berbasis Kompetensi Mari Membuat Pjj

Makalah Kurikulum Berbasis Kompetensi Mari Membuat Pjj

Mahasiswa dosen dan fasilitas proses terdiri dari kurikulum.

Contoh Proposal / 13 kali tayang / 527KB

Request For Proposal Rfp Consolidated Travel Management

Request For Proposal Rfp Consolidated Travel Management

Rfp consolidated travel management services for of the compa.

Contoh Proposal / 11 kali tayang / 41KB

Konstruksi Kolom Pdf Ebookreadorg

Konstruksi Kolom Pdf Ebookreadorg

Peraturan daerah daerah khusus ibukota jakarta bphngoid htt.

Contoh Proposal / 14 kali tayang / 33KB

Parent Involvement Activities Michigan

Parent Involvement Activities Michigan

1 parent involvement activities parents can work together wi.

Contoh Proposal / 7 kali tayang / 14KB

Mata Kuliah Softskill Dan Portofolio Mahasiswa Pengertian

Mata Kuliah Softskill Dan Portofolio Mahasiswa Pengertian

Httpwwwgunadarmaacid 5 keterhubungan sistem studentsite nust.

Contoh Proposal / 12 kali tayang / 417KB